UNDER MY COVER

BINTANG

285429_3546725040574_1484631149_n

Ketika semua hitam, gelap merata. maka yg kau butuhkn adalah Cahaya. Cahaya meninggi mengangkasa, bersinar terang laksana BINTANG.
******************************************************************

Satu abad yg lalu. dialah Raden Soekeni Sosrodihardjo, Guru papa nan bersahaja. Kesedihannya tersebab rakyat tidak sadar akan pentingnya mendidik anak. Maka Hari demi hari itu ia susuri perkampungan Buleleng usai mengajar, mengetuk satu persatu pintu, menawarkan jasa abdi seorang guru, demi satu Tujuan, mencari murid. Mencari BINTANG, BINTANG harapan. Harapan akan sebuah negeri asri nan merdeka tanpa tirani.

Bertahun-tahun kerja keras itu ia mengabdi dg ikhlas dari Singaraja hingga sekolah rakyat Sulung Surabaya. Di sanalah istrinya, Nyoman Rai Srimben melahirkan seorang putra yang diberi nama Kusno Sosrodihardjo. hingga Sejarah membuktikan pada kita, buah harapan dan keikhlasan agung sang Raden Guru, mewujud sebagai putranya sendiri. Kusno Sosrodihardjo atau yg lebih dikenal sebagai bapak proklamator Indonesia, Soekarno. Dialah yg selama ini ditunggu-tunggu, dialah BINTANG itu, BINTANG Harapan. Dan kita mengenangnya penuh cinta.

Hari-hari mencari pemimpin. kini Cahaya itu belum juga menyentuh tanah, pelitanya begitu redup tak bisa menerangi jalanan dan halaman istana kita. Ada jalan terang dengan kehadiran BINTANG. Mengumpulkan rindu yg terpotong-potong. Kerinduan akan sosok pemimpin yg menghadirkan pelita. menyapu debu tirani, belukar ilusi, hening malam. BINTANG yg nyalanya membias hangat, memantulkan sinar. ketika kita mulai pendakian ambisi itu sendiri-sendiri, lalu memandangnya dari kejauhan dengan tatap nanar sambil berbisik lirih: ‘terpisah dalam gelap adalah niscaya’. Namun BINTANG tak kan padam cahayanya di tungku hati. Untuk rekan-rekan yang sepakat, mari nyalakan pelita bersama BINTANG. Mari lakukan sesuatu. Bukan hanya mengutuk gelap dan sistem yang tak sreg di hati ini.

Hari-hari menjadi pemimpin. Mungkin memang belum hadir Soekarno yang kita harapkan. Tapi setidaknya berbuatlah. Dan yakinlah kebaikan masih bisa dihadirkan. Meski dalam keadaan bagaimanapun. Meski sekecil apapun. BINTANG itu masih ada. ^_^

Jika engkau merasa bahwa segala yang disekitarmu gelap dan pekat, Tidakkah kau curiga bahwa engkaulah Yang dikirimkan Allah untuk menjadi cahaya bagi mereka? Berhentilah mengeluh kan kegelapan itu, Sebab sinarmu  yang sedang mereka nantikan ,maka berkilaulah” _Salim A. Fillah

@daniAlbanjary

Advertisements
This entry was published on April 26, 2013 at 7:59 am. It’s filed under Stories & Profiles and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

14 thoughts on “BINTANG

  1. keren…………..

  2. sinar bintang yang mungkin sedikit tertutup awan hitam..
    dengan waktu dan usaha angin, akan berarak pergi 😀

  3. sekelumit kisah tentang Soekarno. *baru tahu

  4. keren mas. 🙂 mudah-mudah pesan ini menggerakkan rekan-rekan sebangsa untuk merasa bermampuan dan mulai membangun. Insya Allah. Amin.

  5. dia sudah menjadi bintang. sekarang giliran kita

  6. semoga kelak kita juga menjadi bagian bintang yg berkilau untuk alam disekitar kita ya 🙂

  7. Mari menjadi keajaiban. KIta bisa melakukannya. Do something, do something, do something. Itu kuncinya ya 🙂

    Tulisannya manis sekali 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: