UNDER MY COVER

Arief Alamsyah ; Menerima Kenyataan Hidup

Masa lalu yang dipenuhi luka tetaplah akan dipenuhi luka. Kita tak kan pernah dapat menghapus luka itu. Karena itu, cara terbaik adalah dengan menerimanya.
======================================
dr. Arief Alamsyah Nasution, MaRS

Apa yang harus diterima agar kita bahagia?
World Health Organization (WHO) telah memberikan ciri2 jiwa sehat diantaranya adalah menerima kenyataan yang terjadi. Dengan menerima kenyataan, kita tidak akan membuat luka itu kembali meradang. Bayangkan, kita kira2 memiliki 60.000 pikiran setiap harinya, yang sebagian besar terulang dari pikiran dan pengalaman masa lalu. Ibarat meredial sebuah nomor telepon, pikiran kita dapat secara otomatis memutar skenario mental masa lalu tanpa proses berpikir yang rumit. gambaran2 mental itu begitu saja muncul berulang2 ketika kita menghadapi situasi yang mirip atau hampir mirip.

Situasi dg trauma masa lampau itu akan memicu tombol otomatis yang akan memutas state of emotion saat itu. Akhirnya, kita berulang2 masuk ke dalam emosi yang sama. Jasad kita berada di tahun 2011 tetapi jiwa kita serasa hidup 20 tahun sebelumnya dimana pengalaman pahit itu terjadi. Bagaimana kita bisa hidup bahagia jika setiap saat bayangan itu muncul di kepala kita. Saat melihat pantai, bayangan masa lalu itu hadir. Saat melihat Landscape pegunungan yang indah, masa lalu itu hadir kembali. Ribuan kalipun kita melakukan “rihlah” rekreasi, seribu kali itu juga bayangan masa lalu itu muncul dibenak kita. Lihatlah, betapa tidak bahagianya hidup saat kita membiarkan masa lalu mengontrol hidup kita.

Dengan sungguh2 menerima masa lalu, berarti kita telah menjadi tuan dari masa lalu kita. Dengan sadar, kita akan dapat memecah pola (patterns interupt) skenario mental masa lalu yang bersifat meracuni dan membuat kita tidak bahagia. Kisah menarik muncul dari seorang wanita berkulit hitam yang telah mengalami pelecehan seksual 2 kali sebelum berusia 13 tahun. Saat ia kecil, ia hanya dibolehkan tidur di teras rumah oleh majikan ibunya yang berbeda warna kulit darinya. Hanya ibunya dan kakaknya boleh tidur di dalam rumah. Selama bertahun2, pengalaman itu membuatnya merasa bahwa orang hitam seperti dirinya tidak layak tidur di dalam rumah. Lihatlah saudaraku, sungguh begitu menyakitkan, dan ia dengan lantang dan jujur menyebutkan bahwa itulah luka dalam hidupnya. Tapi ia tidak biarkan masa kininya diracuni oleh masa lalunya. Dan usahanya menerima masa lalu itu telah membantunya menjemput takdir sejarahnya. Tahukan engkau, wanita ini bernama Oprah Winfrey. Yah, pemimpin acara Oprah Winfrey Show di salah satu TV swasta sejak beberapa tahun lalu. Oprah telah dinobatkan sebagai Woman of the Century oleh Newsweek tahun 2001. Acaranya telah mendapat 34 kali penghargaan Emmy Awards sejak tahun 1986, disaksikan lebih dari 26 juta penontonnya di Amerika saja. Saat ini disiarkan lebih dari 106 negara dan dinobatkan sebagai Highest Rated Talk Show in Television History.

Masa lalu adalah bagian dari sebuah pelajaran kehidupan yang Allah inginkan agar kita besar, bukan malah menjadi kerdil. Tidak peduli seberapa pahit masa lalu, ia telah kita telan dan pahit adalah obat agar kita kuat menghadapi hari esok. Tidak kalah pentingnya kita menerima kenyataan hari ini. Saat ini ada salah satu dari kita yang tergolek di rumah sakit, kehilangan anggota tubuh karena amputasi, atau tersakiti oleh sikap anak yang tidak hormat. Saudaraku, yakinlah bahwa semua yang kita terima ini adalah sebuah karunia. Mari mengingat, kapan kita merasa dekat sekali dengan Allah? saat kapan kita sering menyebut nama Allah? Bukankan saat itu adalah saat dimana kenyataan yang hadir ternyata berbeda dengan apa yang kita harapkan?

Ketika kumohon pada Allah kekuatan,
Allah memberiku kesulitan agar aku menjadi kuat

Ketika kumohon pada Allah kebijaksanaan,
Allah memberiku permasalahan agar dapat dipecahkan

Ketika kumohon pada Allah keberanian,
Allah memberiku kondisi berbahaya untuk ku atasi

Ketika kumohon pada Allah cinta,
Allah memberiku orang2 yang bermasalah untuk ku tolong

Ketika kumohon pada Allah bantuan,
Allah memberiku kesempatan

Aku tidak mendapatkan apa yang kuinginkan,
tapi aku mendapatkan apa yang kubutuhkan
********************
dr. Arief Alamsyah Nasution, MaRS
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang
Senior Trainer INSPIERA
Penulis Buku motivasi “The Way to be Happieness”
Advertisements
This entry was published on May 19, 2011 at 3:55 am and is filed under Stories & Profiles. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

11 thoughts on “Arief Alamsyah ; Menerima Kenyataan Hidup

  1. Wah lama gak ngikuti trainer dr. arief alamsyah

  2. yoga alam firdaus on said:

    subhannallah…wonderfull
    last night was a great ESQ performance about (jagalah allah maka allah akan menjagamu), thank you for all, sir… hope we will be a good people in the future .. aminn

    (SMA 1 Prob)

  3. masa lalu memang takkan pernah kembali lagi….mari kita tatap masa depan dengan melakukan apa2 yang terbaik hari ini….
    trims pencerahannya pagi ini….
    salam ukhuwah !

  4. saya baru hari ini ketemu pak Arief..
    tadi siang acaranya, dalam memperingati HUT sekolah saya R-SMA-BI N 2 Lumajang..
    orangnya sangat mengerti jiwa muda 🙂
    salut! subhanallah!

  5. ario bramastyo on said:

    wah mantep Rief…melu bangga dadi koncomu…:)

  6. nadhifatul latifah on said:

    Assalamu’alaikum..
    maaf sbelumnya mengganggu,,
    dr. Arief, saya mau sharing seputar DM.
    1. gula yang baik untuk orang DM itu gula yang bagaimana?
    2. knapa orng DM disarankan mengkonsumsi gula jagung? ada apa di gula jagungnya itu?
    3. apa orang DM boleh mengkonsumsi gula apel? dalam artian apa apel tersebut dpt menurunkan kadar gula dalam darah & meningkatkan kerja insulin?
    mohon jawabannya, terima kasih bnyak..
    wassalam..

  7. budi wibowo RSU kec. Johar baru jkt on said:

    Assalam wr. Terima kasih atas motivasi yg bapak Arif berikan kepada kami kamis malam 19 Maret 2015, semoga bapak tetap sukses dan sehat selalu….. salam dari teman2 RSU di JKT…..Wassalam,

  8. molyono on said:

    Assalamu’alaikum..
    Maaf sebelumbnya mengganggu,,
    Ust. dr Arief kami dari SDIT Al Hidayah Sumenep-Madura Jatim
    Kami ingin tau alamat email Ust. karena InsyaAllah dalam waktu dekat kami akan mengirim judul atau tema yang akan dijadikan pembahasan pada acara Parenting skill.
    mohon jawabannya Ust, syukron kastir….
    wassalamu’alaikum…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: